Kegembiraan Menyambut FKT dan AYD

Baliho FKT

Minggu (30/7) pagi kompleks Lapangan Demangrejo tampak berbeda dari biasanya. Ratusan orang tumpah ruah di lokasi tersebut dan sepanjang jalan raya menuju lokasi. Umat Bonoharjo, baik tua, muda, maupun anak-anak, sakyeg saekapraya kerja bakti untuk mempersiapkan hajatan besar FKT OMK Rayon Kulon Progo (4/8) yang bersamaan pula dengan AYD 2017 (2-6/8).

Mereka tampak ceria dan antusias membersihkan lapangan dan sekitarnya. Pemasangan umbul-umbul, tenda, dan perataan tanah uruk lapangan juga dilakukan oleh umat. Kerja bakti juga dilakukan di gudang milik Alg. Sriyanto yang akan digunakan untuk transit peserta dan penampil FKT, khususnya 6 bus (240 peserta) dari luar Bonoharjo dan luar negeri (sebagian dari sekitar 22 negara peserta AYD).

Uruk lapangan yang sudah diratakan

Tampak pula puluhan umat membersihkan tepi jalan raya dari gudang menuju lapangan yang akan digunakan sebagai rute prosesi kirab peserta. Kompleks gereja dan SDK Bonoharjo pun tampak dibenahi. Ada 5 ruang kelas yang akan digunakan untuk refleksi para peserta AYD setelah menyaksikan pentas FKT.

Pengelola sumber energi umat

Para ibu-ibu tampak hilir-mudik menyediakan konsumsi hasil bantingan umat. Buah-buahan panenan kebun, krowotan, dan gorengan tampak mendominasi sumber energi umat. Disela-sela kesibukan melayani konsumsi, tampak beberapa ibu yang memperbincangkan cara berbicara bahasa inggris dasar. Mereka inilah yang akan “diberi mandat” menyapa, menyajikan, dan mengenalkan berbagai jenis makanan pala kesimpar dan pala kapendhem kepada para tamu dari luar negeri. Salah satu umat, Yustina Rini, menyampaikan pula bahwa akan ada sekitar 50 orang OMK dan romo pendamping dari Malang, Jawa Timur yang akan tampil dan tinggal sementara di rumahnya.

Romo Billie sedang berbincang dengan Ketua Dewan Stasi. Tampak pula beberapa OMK Paroki Boro

Hadir dalam kegiatan kerja bakti tersebut, Romo Jonathan Billie Cahyo Adi, Pr dari Paroki Boro, Kulon Progo. Romo Billie yang ditahbiskan pada 7 Oktober 2013 ini merupakan romo pendamping OMK Rayon Kulon Progo dan telah mendampingi kegiatan FKT selama 3 tahun terakhir. Romo kelahiran Muntilan ini menyampaikan bahwa ia akan menemani sekitar 40 anak muda dari Paroki Boro untuk menyajikan kesenian ketoprak pada acara tersebut.

 

Galeri Foto:

Pemasangan umbul-umbul dan tenda

Umat membersihkan selokan pinggir lapangan

Anak-anak antusias menyaksikan kerja bakti

Umbul-umbul menunggu dipasang

Sebagian lokasi parkir motor

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s